Friday, November 15, 2019

Cara Sukses Menjadi Seorang Digital Marketing Untuk Bisnis Ukm

Apa Itu Ukm 


Usaha Kecil dan Menengah disingkat UKM adalah sebuah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Dan usaha yang berdiri sendiri. 

Menurut Keputusan Presiden RI no. 99 tahun 1998 pengertian Usaha Kecil adalah: “Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.”




Digital Marketing Untuk Ukm


Sebuah inovasi Pemasaran terbaru di Era-Digital untuk mempromosikan sebuah merek ataupun produk dengan memanfaatkan media digital yang dapat menjangkau konsumen secara tepat waktu dan pribadi.

Manfaat Digital Marketing Untuk Ukm





Berikut Ini Manfaat Dari Bisnis Ukm :

1. Selalu Terkoneksi Dengan Konsumen


Sebelum kantor agensi digital menjamur seperti sekarang, para konsumen harus mencari informasi tentang jasa dan produk dari Koran dan media cetak lainnya. Tapi kini hanya perlu buka browsing di internet, maka bisa melihat promosinya dengan mudah dan cepat. Jika yang dipilih adalah digital agency dengan pengalaman yang tinggi dan relasi yang banyak. Tidak menutup kemungkinan produk dan jasa yang ingin ditawarkan akan dikenal lebih luas tentunya melalui bantuan dari agency.

2. Konversi Penjualan Meningkat Tajam


Dengan memanfaatkan kanal pemasaran digital, para pelaku usaha yang tergabung pada UKM bisa meningkatkan konversi penjualan. Cara ini tentunya sangat dibutuhkan untuk kemajuan bisnis. Menemukan calon konsumen dari internet merupakan pekerjaan yang cukup mudah, apalagi jika dilakukan melalui search Engine. Dengan demikian, target marketing yang mencari via Google bisa langsung terhubung dengan website dan media social yang bersangkutan.

3. Biaya Marketing Nyatanya Lebih Hemat


Banyak yang mengira jika biaya menggunakan jasa digital marketing Indonesia itu mahal, padahal jauh lebih hemat. Pemasaran secara digital dianggap jauh lebih murah dan efisien daripada memasarkan produk secara konvensional. Selain bisa melakukan penghematan budget, pelaku bisnis UKM juga bisa menjaring banyak konsumen baru sehingga rating atau penjualannya terus mengalami peningkatan.

4. Bisa Melayani Konsumen Dengan Cepat Via Online


Dengan memasarkan produk melalui media social dan website, bisnis UKM bisa memberikan respon atau tanggapan dengan lebih cepat. Cara ini tentunya baik untuk meningkatkan performa dan citra penjual di mata konsumen.

Adapun Cara Untuk Memulai Bisnis Ukm Untuk Pemula Di Era Digital Marketing

1. Memilki Toko Online


Website menjadi satu kebutuhan yang tidak terelakkan. Bagi UKM yang ingin memperluas jaringannya hendaknya memiliki website sebagai tempat untuk mendisplay hasil produksi serta menjadi wadah komunikasi antara pelaku UKM dengan calon konsumen. Pelaku UKM juga dapat menjalankan teknik-teknik optimasi untuk mendatangkan banyak pengunjung ke websitenya. Hal ini juga akan mempengaruhi tingkat kepercayaan calon pelanggan serta memperbesar peluang untuk terjadi transaksi jual beli.

2. Media Sosial Sebagai Jendela Branding Dan Iklan


Para pelaku UKM dapat menggunakan berbagai media sosial untuk melakukan branding agar lebih dikenal di masyarakat luas. Selain itu media sosial juga menjadi tempat untuk beriklan gratis, tapi harus sesuai dengan patron yang ditetapkan. Anda bisa menggunakan Facebook, Instagram, Twitter, Line, dan sebagainya. Ini merupakan peluang besar bagi pelaku UKM untuk mengiklankan usaha secara covert selling atau soft selling, namun fungsi utamanya masih sebagai media branding dan memperluas  jangkauan cold market.

3. Email Marketing


Untuk strategi pemasaran online yang selanjutnya Anda bisa menjalankan email marketing. Gunakan Strategi pemasaran online UKM dengan penawaran-penawaran menarik seperti konten copy writing. Menggunakan email marketing ini masih mendapat banyak respon baik dari calon konsumen.

4. Gunakan situs penyedia iklan


Untuk metode pemasaran online UKM yang kelima, Anda bisa memasang iklan melalui situs penyedia iklan seperti, Facebook Ads, InstagramAds, dan masih banyak lagi. Dengan menggunakan platform iklan ini, pengiklanan produk UKM akan semakin luas dan optimal. Mereka akan membantu traffic pengunjung ke toko online menjadi semakin tinggi.


Dengan seiring berkembangnya teknologi dan modernisasi, UKM pun dituntut untuk bisa sejalan dengan kemudahan dan efektifitas yang dibutuhkan masyarakat. Tidak hanya produk yang bagus, tetapi bagaimana masyarakat bisa menemukan Anda dengan mudah dan bisa mendapatkan produk Anda dengan mudah pula.

Strategi Digital Marketing Dalam Melakukan Bisnis Ukm


1. Buat Website


Search marketing tidak akan berjalan jika kamu tidak memiliki website. Kenapa? Karena hampir sebagian besar hasil pencarian didominasi oleh website. Memang ada beberapa SERP yang menampilkan akun sosial media, namun ini sangat jarang terjadi, dan biasanya juga akun dari sebuah lembaga yang sudah terkenal.

Jika posisi kamu sekarang dalam usaha untuk peningkatan, berharap akun sosial media kamu masuk dihasil pencarian sama saja berharap raja arab akan mengajak kamu untuk tinggal diistana. Kemungkinan ada, tapi sangat kecil, bahkan NOL.

2. Riset Keyword ( Riset Kata Kunci )


Setelah website jadi, lakukan riset keyword untuk mengetahui topik yang paling banyak dicari audience dan kata kunci apa yang paling banyak diketikan untuk mencari topik tersebut. terkait riset keyword untuk website bisnis, kami sendiri selalu membaginya pada dua kategori yakni keyword untuk produk dan keyword untuk content marketing.

Keyword untuk produk nanti akan kita gunakan pada pembuatan landingpage setelah tahap riset keyword selesai. Sedangkan keyword content marketing digunakan untuk mendapatkan trafik dari audience.

3. Landing Page


Landing page yang kita maksud disini adalah halaman sales, yaitu halaman yang menjelaskan tentang produk yang ditawarkan kepada calon custumer. Ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap trafik yang kita dapat berhasil kita konversikan jadi penjualan.

Yang kita butuhin dalam membuat landing page adalah:

  • Konten: jelaskan produk dengan bahasa singkat, nggak ngebosenin, dan sesuaikan dengan audience.
  • Tampilan: Setelah konten jadi, aplikasikan konten tersebut kedalam sebuah landing page yang memiliki tampilan bagus, mudah di navigasi, dan bagian bawah ada call to action.

4. SEM ( Search Engine Marketing )


SEM merupakan singkatan dari Search Engine Marketing.Biasanya, pengguna SEM yang beriklan search engine adalah toko-toko online yang memiliki produk atau jasa untuk dijual. Meskipun ada, umumnya sangat jarang ditemukan pengguna SEM yang mempromosikan konten tulisan saja.

Setelah landingpage, kita bisa mulai menjalankan SEM untuk mendapatkan trafik dan mulai mendapapatkan transaksi. Dalam tahap ini kita juga bisa melakukan analisa terkait landingpage yang kita buat, apakah sudah maksimal dalam atau belum.

Caranya bagaimana, Yaitu dengan melihat seberapa efektif landingpage kita dalam mengkonversi trafik menjadi transaksi. Silahkan mulai iklan anda, dan lihat hasilnya.

Jika banyak orang yang klik iklan kita, namun konversinya rendah, apakah berarti landingpage kita kurang maksimal, Mungkin saja, tapi jangan buru-buru menyimpulkan demikian, penargetan iklan yang salah juga bisa membuat tingkat konversi rendah.

Jika penargetan sudah benar, namun konversi rendah, bisa jadi landingpage kamu kurang maksimal. Sebelum beralih pada SEO, sebaiknya maksimalkan landing page kamu, dan lakukan split test lagi sampai landingpage maksimal.

5. SEO ( Search Engine Optimization )

SEO adalah singkatan dari "search engine optimization" (pengoptimalan mesin telusur) atau "search engine optimizer". Penggunaan jasa SEO adalah keputusan besar yang dapat meningkatkan peringkat situs Anda dan menghemat waktu, tapi juga berisiko tinggi terhadap situs dan reputasi.

Dalam optimasi SEO, ada dua hal yang dilakukan yaitu optimasi onpage (dari dalam) dan offpage (dari luar). Jika onpage sudah baik, kamu bisa melakukan optimasi offpagenya seperti mendapatkan backlink dari website-website yang autority-nya lebih baik dari website kamu.

Dalam Seo Ada Beberapa Hal Yang Harus Kamu Perhatikan :

  • Kecepatan situs: kompres dan hilangkan beberapa bagian atau konten yang terlalu berat. Ini termasuk dalam onpage SEO.
  • Internal link: hubungkan konten-konten yang memiliki pembahasan relevan pada situs kamu secara wajar.
  • Pengelompokan Konten: Kelompokan setiap konten diwebsite kamu dengan topik-topik yang memiliki pembahasan relevan. Kamu bisa mengorganisasi setiap konten dengan bantuan kategori. Fungsinya agar bounce rate rendah, karena pengunjung akan pergi dari konten satu ke konten lainnya.

Jika kamu memilih search marketing, lakukan semuanya dengan baik dan terukur. Terlebih jika berurusan dengan SEO. SEO itu tidak murah, tidak mudah, dan juga membutuhkan waktu, konsisten dan hati-hati adalah kunci dari SEO.